Apakah PIN PPSPM itu?

Personal Identification Number (PIN) PPSPM adalah Tanda Tangan Elektronik Pejabat Penanda Tangan SPM (PPSPM) yang berisi sederet angka yang diverifikasi autentikasinya (keasliannya) oleh sistem pada KPPN. Tanda Tangan Elektronik digunakan sebagai alat verifikasi dan autentikasi sebagaimana dimaksud dalam Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. PIN PPSPM yang dapat diterima aplikasi SP2D KPPN merupakan bentuk pernyataan bahwa SPM adalah benar telah diterbitkan dan ditandatangani oleh PPSPM satker bersangkutan. Proses penandatanganan dengan tanda tangan elektronik ini dilakukan dengan dengan “Aplikasi Inject PINPPSPM” .

Dasar Pelaksanaan PINPPSPM :

  1. PMK Nomor 190/PMK.05/2012 tentang Tata Cara Pembayaran Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara pasal Pasal 58 (2) : “… SPM yang diterbitkan melalui system aplikasi SPM .. memuat Personal Identification Number (PIN) PPSPM sebagai tanda tangan elektronik pada ADK SPM dari penerbit SPM yang sah.”
  2. Perdirjen Perbendaharaan No : PER-19/PB/2012 tanggal 11 Mei 2012 tentang JUKNIS PENERAPAN TANDA TANGAN ELEKTRONIK PADA ARSIP DATA KOMPUTER SURAT PERINTAH MEMBAYAR

Siapa yang bertanggung jawab terhadap penggunaan PIN PPSPM?

PPSPM bertanggung jawab secara pribadi maupun jabatan atas penggunaan PIN PPSPM. Hal ini karena PIN PPSPM bersifat rahasia dan hanya diketahui oleh PPSPM.

PPSPM melakukan registrasi dengan didampingi operator SPM dengan membawa laptop untuk diinstall Aplikasi Injeksi PIN Satker. Dalam pelaksanaan registrasi ini PPSPM tidak boleh diwakili.

Berikut adalah syarat registrasi yang harus disiapkan oleh satuan kerja :

  1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk
  2. Fotokopi dan asli SK penunjukan Pejabat Penanda tangan SPM
  3. Materai 6000 yang akan digunakan untuk membuat surat pernyataan yang telah disediakan KPPN.
  4. Formulir Pendaftaran PIN PPSPM (download disini )

Prosedur registrasi PIN PP-SPM adalah sebagai berikut :

  1. Menyerahkan persyaratan sebagaimana tersebut,  kemudian Customer Service KPPN Metro akan mengeceknya dan menuangkanya dalam check list kelengkapan
  2. Menandatangani surat pernyataan (disediakan di KPPN) yang telah dibubuhi materai 6000
  3. Sesuai dengan nomor yang didaftarkan, PPSPM akan menerima 2 (dua) SMS yang berisi PIN Awal (5 angka – 1 huruf) dan Lisensi/Register Aplikasi PIN PPSPM (24 digit kode).
  4. Pengaktifan PIN PPSPM dilakukan langsung ke KPPN (petugas CSO) dengan cara memasukkan PIN Awal (5 angka-1 huruf) dan menggantinya dengan PIN Baru (6 digit angkat).
  5. SMS berhasil Aktivasi akan terkirim ke nomor HP PPSPM.
  6. Meng-install aplikasi injeksi PIN PPSPM pada laptop yang telah dibawa
  7. Memasukkan nama PPSPM, nomor HP yang didaftarkan, dan 24 digit kode Lisensi/Register PIN PPSPM lalu klik Enter License
  8. Inject ADK SPM sesuai dengan PIN Baru (6 digit angkat) yang tadi sudah dimasukkan di petugas CSO

Bagaimana Jika terdapat Pergantian PPSPM?

Lakukan penonaktifan PIN PPSPM lama dan lakukan Pendaftaran PIN PPSPM baru dengan mengisi formulir Penggantian PIN PPSPM karena Mutasi, dll. Prosedur selanjutnya sama dengan prosedur pendaftaran PIN PPSPM sebelumnya. Apabila terjadi pergantian PPSPM atau perubahan data pribadi PPSPM (misal nomor handphone yang didaftarkan), satker segera melaporkan perubahan tersebut ke KPPN. Dalam hal perubahan/pergantian tidak dilaporkan maka KPPN tidak bertanggung jawab atas transaksi keuangan negara terkait dengan penggunaan data PPSPM yang belum dimutakhirkan.

Informasi singkat mengenai PIN PPSPM bisa dilihat pada brosur yang bisa diunduh pada link berikut :

Download Brosur PIN PPSPM

Download Aplikasi PIN PPSPM 1.0.5

PIN PPSPM
Pendaftaran AWAL PIN PPSPM satker baruPER-19/PB/2012KLIK UNTUK DOWNLOAD
Penggantian PPSPM karena mutasi, dllPER-19/PB/2012KLIK UNTUK DOWNLOAD
Perubahan Data PPSPMPER-19/PB/2012KLIK UNTUK DOWNLOAD
Penonaktifan PIN oleh PPSPMPER-19/PB/2012KLIK UNTUK DOWNLOAD

1,300 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Link Pelayanan Online
omspan
hai-djpbn
e-rekon2016
setor pajak online
setor pnbp online
Simulasi APBN
Simulasi APBN
Materi Ujian Sertifikasi
Materi Ujian Sertifikasi
Data Kunjungan
  • 2.900
  • 34.277
  • 114.933
  • 1.675.040
  • 1.675.040
  • 502.340
  • 19 November 2018