Link Pelayanan Online
omspan
e-rekon2016
hai-djpbn
setor pajak online
setor pnbp online
Pengumuman (klik pada gambar)
Pengumuman (klik pada gambar)
Link Tautan
Traffic Web

Pages

Pages|Hits |Unique

  • 24 jam terakhir: 1.697
  • 7 hari terakhir: 16.935
  • Bulan ini: 58.045
  • Sedang online: 7

I. SPM untuk Pembayaran langsung (LS) Belanja Pegawai  :

A. GAJI INDUK :

    1. SPM 2 lembar beserta Arsip Data Komputer (ADK)nya;
    2. Daftar Perubahan Data Pegawai beserta ADK Perubahan Data Pegawai (.PRB);
    3. ADK Gaji (.GPP);
    4. Surat Setoran Pajak (SSP);
    5. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai);
    6. Apabila pegawai baru (CPNS):
      • ADK kirim pegawai baru (.krm) setelah SK,SPMT, data keluarga direkam pada aplikasi GPP dengan lengkap dan benar.
    7. Bila Pegawai Baru Pindahan:
    • ADK kirim pegawai baru (.krm)

B. KEKURANGAN GAJI :

    1. SPM 2 lembar beserta Arsip Data Komputer (ADK)nya;
    2. Daftar Perubahan Data Pegawai beserta ADK Perubahan Data Pegawai (.PRB);
    3. ADK Gaji (.GPP);
    4. Surat Setoran Pajak (SSP)
    5. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai);

C. GAJI SUSULAN:

    • Gaji Susulan Pegawai Pindahan/Baru (Jika belum pernah masuk Gaji Induk):
      1. SPM 2 lembar beserta Arsip Data Komputer (ADK)nya;
      2. Daftar Perubahan Data Pegawai beserta ADK Perubahan Data Pegawai (.PRB);
      3. ADK Gaji (.GPP);
      4. Surat Setoran Pajak (SSP)
      5. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai);
      6. ADK kirim pegawai pindahan (.krm)
    • Gaji Susulan Pegawai Pindahan/Baru (Jika belum sudah masuk Gaji Induk):
      1. SPM 2 lembar beserta Arsip Data Komputer (ADK)nya;
      2. Daftar Perubahan Data Pegawai beserta ADK Perubahan Data Pegawai (.PRB);
      3. ADK Gaji (.GPP);
      4. Surat Setoran Pajak (SSP)
      5. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai);

D. GAJI BULAN KE-13:

    1. SPM 2 lembar beserta Arsip Data Komputer (ADK)nya;
    2. Daftar Perubahan Data Pegawai beserta ADK Perubahan Data Pegawai (.PRB);
    3. ADK Gaji (.GPP);
    4. Surat Setoran Pajak (SSP)
    5. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai);

E. UANG DUKA WAFAT/TEWAS:

    1. SPM 2 lembar beserta Arsip Data Komputer (ADK)nya dan Uraian dalam SPM mencantumkan nama almarhum dan tanggal meninggal;
    2. Daftar Perubahan Data Pegawai beserta ADK Perubahan Data Pegawai (.PRB);
    3. ADK Gaji (.GPP);
    4. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai);

F. GAJI TERUSAN:

      1. SPM 2 lembar beserta Arsip Data Komputer (ADK)nya dan Uraian dalam SPM mencantumkan gaji terusan ke-berapa dan bulan gaji terusan dimaksud;
      2. Daftar Perubahan Data Pegawai beserta ADK Perubahan Data Pegawai (.PRB);
      3. ADK Gaji (.GPP);
      4. Surat Setoran Pajak (SSP)
      5. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai);

G. UANG MUKA GAJI :

      1. SPM 2 lembar beserta Arsip Data Komputer (ADK)nya;
      2. Daftar Perubahan Data Pegawai beserta ADK Perubahan Data Pegawai (.PRB);
      3. ADK Gaji (.GPP);
      4. Daftar Rekening Terlampir (penerima lebih dari 1 pegawai);

H. UANG LEMBUR :

      1. SPM 2 lembar beserta Arsip Data Komputer (ADK)nya dan Uraian dalam SPM menyebutkan bulan pelaksanaan lembur beserta nomor dan tanggal SPK Lembur;
      2. Surat Setoran Pajak (SSP)

I. UANG MAKAN :

      1. SPM 2 lembar beserta Arsip Data Komputer (ADK)nya dan Uraian dalam SPM menyebutkan bulan uang makan yang dimintakan;
      2. Surat Setoran Pajak (SSP)

J. HONORARIUM TETAP (HONOR 51)/VAKASI/TUNJANGAN PROFESI/TUNJANGAN TAMBAHAN PENGHASILAN NON SERTIFIKASI/UANG KEHORMATAN, DSB:

      1. SPM 2 lembar beserta Arsip Data Komputer (ADK)nya dan Uraian dalam SPM menyebutkan bulan uang makan yang dimintakan;
      2. Surat Setoran Pajak (SSP)

KETENTUAN LAIN-LAIN :

  1. Pengangkatan dalam jabatan tidak boleh berlaku surut (terutama dalam jabatan pertama)
  2. Untuk pejabat struktural, bulan pertama tugas belajar tunjangan jabatan hilang
  3. Tanggal pertama SK pengangkatan menjadi PNS tidak boleh melebihi tanggal TMT SK
  4. Anak dinyatakan dewasa umur 21 tahun apabila tidak kuliah, dan 25 tahun apabila sekolah dengan ketentuan harus melampirkan Surat Keterangan Masih Kuliah setiap tahun.
  5. Bila anak telah menyelesaikan sekolah/telah bekerja maka segera diubah statusnya dari daftar tanggungan gaji menjadi tidak dapat walaupun tanpa ijazah. Hal ini untuk menghindari kelebihan tunjangan anak beserta berasnya.
  6. Anggota keluarga yang sudah tidak berhak mendapatkan tunjangan keluarga agar segera dihapus
Jenis SPM Jenis Pembayaran Sifat Pembayaran Akun Uraian SPM
01-04Khusus dengan GPP/BPP/DPP 1Pengeluaran Anggaran 4Pembayaran Langsung sesuai pembebanan “Pembayaran Belanja Pegawai berupa … (Gaji Induk/Gaji Susulan/Kekurangan Gaji/Uang Duka Wafat/Uang Duka Tewas/Gaji Terusan/ Uang Makan/Uang Lembur) Sesuai Daftar Gaji No …. Tanggal …., Untuk Bulan …. Tahun ….”
07Khusus Non GPP/BPP/DPP 1Pengeluaran Anggaran 4Pembayaran Langsung sesuai pembebanan “Pembayaran Belanja …. (Pegawai/Barang/Modal/Lain-lain) sesuai  …. (SK/ST/SPD) No …. Tanggal …. “

II. SPM LS Non-Belanja Pegawai :

A. SPM Pembayaran Langsung (LS) Non Belanja Pegawai :

Pengajuan SPM-LS Non Belanja Pegawai, dilampiri:

    1. Surat Setoran Pajak (SSP)
    2. Untuk Belanja Modal/Barang secara kontraktual ke rekening pihak ketiga, ADK kontrak terlebih dahulu disampaikan ke KPPN paling lambat 5(lima) hari kerja setelah kontrak ditandatangani
    3. Hasil cetakan Karwas Kontrak & Realisasi Kontrak dari menu perekaman data kontrak di aplikasi SAS
    4. Untuk Jenis SPM-PNBP, SPM Pinjaman/Hibah Luar Negeri (P/HLN) diatur sesuai dengan SE yang masih berlaku.

B. SPM Pembayaran Uang Muka Kontrak diajukan ke KPPN dengan dilampiri:

  1. Jaminan uang muka asli
  2. Surat Pernyataan Keabsahan
  3. Surat Kuasa
  4. SSP
  5. ADK SPM

Jaminan uang muka dapat berasal dari bank atau asuransi yang diijinkan oleh OJK untuk memasarkan suretyship

Surat Keabsahan dan surat Kuasa dibuat sesuai format yang ditentukan dalam PER-19/PB/2013 tentang Tata cara pembayaran dan pengembalian jaminan uang muka beban APBN

Syarat-syarat jaminan Jaminan uang muka antara lain:

  • Masa berlaku jaminan ≥ masa pelaksanaan pekerjaan

  • Masa klaim jaminan ≥ 30 hari

  • Nilai Jaminan ≥ Nilai uang muka yang dicairkan

  • Memuat ketentuan bahwa: “Kepala KPPN yang menerbitkan SP2D uang muka berdasarkan surat kuasa pemegang jaminan/obligee dapat mengajukan klaim penagihan kepada penjamin sampai berakhirnya masa klaim jaminan

Catatan : Atas kontrak yang telah didaftarkan ke KPPN,  jika terjadi kesalahan data maka untuk membenarkannya harus melalui perekaman addendum data dan disampaikan ke KPPN BUKAN langsung dilakukan UBAH

C. SPM untuk Belanja yang bersumber PNBP, dilengkapi dengan  :

  1. Surat Setoran Bukan Pajak (SSBP) yang sudah dilegalisasi oleh KPPN. Khusus satker yang penerimaannya terpusat tidak melampirkan SSBP
  2. Perhitungan maksimum pencairan dana sesuai ketentuan yang berlaku.  

D. SPM Pengembalian/Restitusi  Pajak/Bea dan Cukai/PBB/ BPHTB/ Imbalan Bunga (IB) dilengkapi dengan:  

Surat Keputusan Pengembalian/ Restitusi Pajak/ Imbalan Bunga (IB) dari Kantor Pelayanan Pajak/ Kantor Pelayanan Bea dan Cukai (KPP/KPBC).

E. SPM Pengembalian PNBP dilengkapi dengan  :

    • Surat Keterangan telah dibukuan
    • Surat Persetujuan Pembayaran Pengembalian.

 

Untuk Jenis SPM Jenis Pembayaran Sifat Pembayaran Uraian SPM
SPM-LS ke Bendahara 07Langsung 1Pengeluaran Anggaran 4Pembayaran Langsung “Pembayaran Belanja …. (Pegawai/Barang/Modal/Lain-lain) sesuai …. (SK/ST/SPD) No …. Tanggal ….”
 SPM-LS ke Pihak Ketiga (SPM-LS ke Pihak Ketiga (Termin Berjalan) 07Langsung  1Pengeluaran Anggaran 4Pembayaran Langsung “Pembayaran Belanja …. (Barang/Modal/Bansos/Lain-lain) Sesuai …. (Kontrak/Nota Pesanan/Faktur) Nomor …. Tanggal …., BAST Nomor …. Tanggal ….”
 SPM-LS ke Pihak Ketiga (Uang Muka) 07Langsung  1Pengeluaran Anggaran  4Pembayaran Langsung “Pembayaran Belanja …. (Barang/Modal/Bansos/Lain-lain) sesuai …. Kontrak Nomor …. Tanggal …., SPMK (Surat Perintah Mulai Kerja) Nomor …. Tanggal …., BAP Nomor …. Tanggal …., Jaminan Uang Muka Nomor …. Tanggal …. “
 SPM-LS ke Pihak Ketiga (Termin Berjalan) 07Langsung  1Pengeluaran Anggaran  4Pembayaran Langsung  “Pembayaran Belanja …. (Barang/Modal/Bansos/Lain-lain) Termin ke … (I/II/III/dst.) sesuai …. (Kontrak/Nota Pesanan/Faktur) Nomor …. Tanggal …., BAP Nomor …. Tanggal ….”
SPM-LS ke Pihak Ketiga (Termin Akhir) Non Retensi 07Langsung 1Pengeluaran Anggaran 4Pembayaran Langsung  “Pembayaran Belanja …. (Barang/Modal/Bansos/Lain-lain) Termin ke … (I/II/III/dst.) sesuai …. (Kontrak/Nota Pesanan/Faktur) Nomor …. Tanggal …., BAP Nomor …. Tanggal …., BAST Nomor …. Tanggal ….”
SPM-LS ke Pihak Ketiga (Retensi) 07Langsung 1Pengeluaran Anggaran 4Pembayaran Langsung “Pembayaran Belanja …. (Barang/Modal/Bansos/Lain-lain) sesuai …. (Kontrak/Nota Pesanan/Faktur) Nomor …. Tanggal …., BAP Nomor …. Tanggal …., BAST Nomor …. Tanggal …., Jaminan Pemeliharaan Nomor …. Tanggal …. “

 

5459 Total Views 3 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>