PROGRAMMATIC PROGRAM KEMENTERIAN KEUANGAN

Budaya organisasi adalah sebuah sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota oranisasi tersebut sehingga membedakan suatu organisasi dengan organisasi lainnya. Sistem makna ini merupakan karakteristik yang dijunjung tinggi oleh organisasi. Kementerian Keuangan memiliki  lima budaya organisasi yang wajib dijalankan oleh pegawai Kementerian Keuangan. Lima budaya tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Keuangan Nomor : 127/KMK.01/2013 tanggal 3 April 2013 tentang PROGRAM BUDAYA DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KEUANGAN TAHUN 2013, yang terdiri dari:

  1. Satu informasi setiap hari : Mendorong seluruh Pegawai Negeri Sipil dan Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Keuangan (Pegawai Kementerian Keuangan) mencari informasi yang positif dan membaginya (sharing) dengan Pegawai Kementerian Keuangan lainnya untuk pengetahuan bersama.
  2. Dua menit sebelum jadwal : Melatih, membiasakan dan menumbuhkan kedisiplinan seluruh Pegawai Kementerian Keuangan dengan hadir di ruang/tempat rapat 2 (dua) menit sebelum rapat di mulai sesuai jadual, guna meningkatkan efektifitas dan efisiensi rapat.
  3. Tiga salam setiap hal : Mendorong seluruh Pegawai Kementerian Keuangan terbiasa memberikan pelayanan terbaik dan bersikap sopan serta santun, dengan memberikan salam sesuai dengan waktunya, yaitu selamat pagi, selamat siang dan selamat sore.
  4. Rencanakan, kerjakan, monitoring, dan tindaklanjuti (Plan-Do-Check-Action) : Agar seluruh Pegawai Kementerian Keuangan dalam melaksanakan tugas sehari-hari menerapkan etos kerja dan prinsip manajemen/organisasi yang baik, dengan senantiasa membuat perencanaan terlebih dahulu, mengerjakan hingga tuntas, memantau dan mengevaluasi proses dan hasil terhadap sasaran dan spesifikasi dan melaporkan hasilnya, dan menindaklanjuti hasil untuk membuat perbaikan
  5. Ringkas, rapi, resik, rawat, rajin (5R) : Mendorong tumbuhnya kesadaran, keyakinan, dan kepedulian Pegawai Kementerian Keuangan akan pentingnya penataan ruang kantor dan dokumen kerja yang ringkas, rapi, resik/bersih melalui perawatan yang dilakukan secara rutin, agar tercipta lingkungan kerja yang nyaman guna meningkatkan etos kerja dan semangat berkarya

Sumber :

Keputusan Menteri Keuangan Nomor 127 Tahun 2013 tentang Program Budaya di Lingkungan Kementerian Keuangan Tahun 2013

https://id.wikipedia.org/wiki/Budaya_organisasi

BUDAYA ORGANISASI DITJEN PERBENDAHARAAN

Sejalan dengan budaya Kementarian Keuangan, Direktorat Jenderal Perbendaharaan merancang grand design budaya organisasi di lingkungan DJPb tahun 2018-2020 dengan menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor : KEP-637/PB/2017 tentang GRAND DESIGN BUDAYA ORGANISASI DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN 2018-2020. Budaya tersebut dikenal dengan SMILE-C, yaitu sebagai berikut:

  1. Share and Care : Setiap pegawai saling peduli dan berbagi untuk meningkatkan kerja sama.
  2. Modern : Pelaksanaan pekerjaan terkait tugas dan fungsi DJPb didukung oleh teknologi yang modern.
  3. Innovative : DJPb mendorong setiap pegawai untuk berinovasi.
  4. Learn : Para pegawai di lingkungan DJPb diharapkan untuk terus belajar baik di kantor maupun di luar kantor.
  5. Effective and efficient : Efektif yaitu setiap pekerjaan dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi dalam batas waktu yang ditentukan. Efisien yaitu mencapai tujuan organisasi dengan menggunakan input (biaya) yang sama untuk menghasilkan output (hasil) yang lebih besar.
  6. Commitment : DJPb berkomitmen menjaga nilai Kementerian Keuangan dan terus meningkatkan prestasi.

 

GRAND DESIGN BUDAYA ORGANISASI DJPb

Budaya Organisasi Direktorat Jenderal Perbendaharaan adalah sistem makna yang dipahami bersama oleh seluruh unsur sumber daya manusia di lingkungan DJPb sebagai identitas organisasi serta sebagai instrumen pendukung implementasi nilai-nilai Kementerian Keuangan.

Tujuan Grand Design Budaya Organisasi DJPb adalah memberikan panduan yang terstandar dan sistematis bagi seluruh insan perbendaharaan, khususnya pihak-pihak internal DJPb yang terlibat dalam upaya internalisasi dan implementasi budaya organisasi DJPb sehingga terwujud SDM dengan identitas, perilaku, kapabilitas, dan lingkungan yang mengimplementasikan nilai-nilai Kementerian Keuangan sebagai budaya kerjanya.

PROGRAM BUDAYA STRATEGIS DJPb :

  1. Programmatic Program : Program budaya merupakan kristalisasi dari hasil survei Employee Value Proposition yang bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai positif yang khas di DJPb
  2. Customized Program : Program budaya ini merupakan hasil dari Focus Group Discussion para Change Agent dalam rangka memetakan aktivitas program budaya unit vertikal, bersifat optional terkait dengan implementasi Nilai-nilai Kementerian Keuangan

32 AKTIVITAS PROGRAM BUDAYA YANG MENDUKUNG NILAI-NILAI KEMENTERIAN KEUANGAN (CUSTOMIZED PROGRAM)

395 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Link Pelayanan Online
omspan
hai-djpbn
e-rekon2016
setor pajak online
setor pnbp online
Simulasi APBN
Simulasi APBN
Materi Ujian Sertifikasi
Materi Ujian Sertifikasi
Data Kunjungan
  • 7.974
  • 66.890
  • 166.203
  • 1.801.059
  • 1.804.045
  • 563.740
  • 7 Desember 2018