METRO (Lampost.co)– Kakanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung Alfiker Siringoringo membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD)  Peningkatan Pengelolaan Treasury Management Representative (TMR) se-provinsi Lampung. Kegiatan dilakukan di Aula KPPN Metro selama 2 hari, 20-21 Oktober 2017, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran APBN di Provinsi Lampung yang hanya tinggal 2 bulan lagi berakhir.

Salah satu fungsi petugas TMR ini adalah melakukan edukasi dan bimbingan terhadap kendala yang dihadapi petugas satuan kerja (satker) dalam mengelola pelaksanaan anggaran di satkernya. Kegiatan diikuti 21 peserta dari Kanwil DJPb, KPPN Bandar Lampung, KPPN Metro, KPPN Kotabumi, dan KPPN Liwa. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran terutama untuk efektivitas dan efisiensinya. Alfiker mengatakan sampai saat ini penyerapan anggaran secara keseluruhan di Provinsi Lampung baru terealisasi 64%, sementara waktu efektif sampai dengan akhir tahun tinggal 2 bulan lebih.

Penyerapan hanya salah satu faktor, dari 10 faktor yang ada dalam pelaksanaan anggaran. Faktor yang tidak kalah pentingnya adalah penyelesaian tagihan, dimohon kepada pejabat terkait untuk segera mencairkan dananya apabila pekerjaan sudah selesai, karanya. ” Kita harus efektif, diibaratkan seperti kita bermain sepakbola, sudah menyerang dioper kebelakang lagi, sehingga hal seperti itu tidak efektif. Demikian halnya juga percepatan penyelesaian tagihan ini,” jelas Kakanwil DJPb Lampung itu dalam siaran persnya ke Lampost.co, Sabtu (21/10/2017).

Ada 10 indikator dalam mengukur pelaksanaan anggaran, yaitu :

  1. Penyerapan anggaran,
  2. Penyelesaian tagihan,
  3. Data kontrak,
  4. Pengelolaan UP/TUP
  5. Revisi DIPA,
  6. Pengembalian SPM,
  7. Retur SP2D,
  8. Rekon LPJ Bendahara,
  9. Perencanaan kas
  10. Penyampaian Laporan Saldo Rkening

Untuk Provinsi Lampung pada semester I 2017 nilai kinerja pelaksanaan anggaran 73,50. Penilaian kinerja tersebut berdasarkan 10 indikator, dan terdapat 2 indikator yang sangat rendah yakni Data kontrak (25,05) dan Perencanaan Kas (59,92). Dengan kondisi seperti ini dihasilkan kesepakatan dalam diskusi bahwa seluruh peserta berkomitmen untuk bersungguh-sungguh dengan sisa waktu yang ada untuk meningkatkan nilai kinerja pelaksanaan anggaran untuk dapat membantu pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.

Sumber : http://www.lampost.co/berita-kanwil-ditjen-perbendaharaan-optimalkan-penggunaan-angaran-

256 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Link Pelayanan Online
omspan
hai-djpbn
e-rekon2016
setor pajak online
setor pnbp online
Materi Ujian Sertifikasi
Materi Ujian Sertifikasi
Data Kunjungan
  • 4.183
  • 22.944
  • 93.584
  • 1.437.502
  • 1.437.502
  • 388.574
  • 17 September 2018